Ikan jantan memiliki sepasang testis (kelenjar kelamin jantan) yang menghasilkan sel sperma. Sel sperma dialirkan keluar tubuh melalui saluran sperma (vas deferens) yang bermuara di lubang urogenital. lkan betina memiliki sepasang ovarium atau indung telur (kandung telur) yang menyatu. Sel telur dikeluarkan dari tubuh melalui saluran telur atau oviduk yang bermuara di lubang urogenital.
Lubang urogenital merupakan lubang pengeluaran sel kelamin keluar tubuh, sekaligus merupakan lubang pengeluaran urine karena kantung urine bermuara pada lubang urogenital. Lubang urogenital terletak di belakang anus.
Pada saat ikan betina akan bertelur, biasanya menjadi tidak tenang, bergerak ke sana kemari dan kadang-kadang meloncat ke atas permukaan air. Ikan tersebut akan mencari tempat yang berumput atau yang ada tumbuhan pelindung sebagai tempat bertelur. Pada waktu ikan betina bertelur, ikan jantan datang dan mengeluarkan sperma di sekitar sel telur, kemudian terjadilah pembuahan.
Proses pembuahan pada ikan yang terjadi di luar tubuh mempunyai banyak kelemahan. Risiko kegagalan pembuahan lebih tinggi dibandingkan dengan pembuahan di dalarn tubuh. Faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan pembuahan di luar tubuh antara lain kuat arus air, bahaya dari predator, dan serangan penyakit (jamur dan virus).
Pembuahan di luar tubuh dapat berhasil karena setiap kali terjadi pembuahan, sel telur dan spermatozoa yang dihasilkan sangat banyak. Dengan demikian, akan mengurangi risiko kegagalan perkembangbiakan.
Di samping jumlah telur yang banyak, keberhasilan pembuahan pada ikan juga ditentukan oleh perilaku ikan itu sendiri. Perilaku ikan yang menyebabkan keberhasilan pembuahan itu, antara lain ada ikan yang membuat sarang terlebih dahulu sebelum bertelur, kemudian meletakkan telur-telurnya pada sarang tersebut. Di sarang tersebut induk ikan menjaga telur dan ikan-ikan kecil yang baru menetas. Ikan yang mempunyai kebiasaan seperti itu, misalnya ikan punggung duri.
Ikan betina yang siap bertelur bergerak mengitari ikan jantan. Ikan jantan yang telah menyiapkan sarang membawa betina mendekati sarang. Di depan sarang, ikan jantan merebahkan diri, sementara ikan betina melalui si jantan dan masuk ke sarang. Ikan jantan mendorong ekor ikan betina. Di dalam sarang ikan betina bertelur. Setelah bertelur ikan betina keluar sarang, kemudian ikan jantan masuk sarang untuk membuahi telur-telur tadi. Selain itu, ikan jantan juga bertugas melindungi telur-telur dan ikan-ikan muda yang baru menetas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar