Jumat, 10 Juni 2016

Glikolisis, daur krebs, dan transfer elektron

Glikolisis merupakan perombakan glukosa menjadi asam piruvat dalam sitosol secara anaerob. Terjadi kegiatan enzimatis dan melibatkan energi berupa ATP dan ADP. Hasil akhir glikolisis adalah 2 mol. Asam piruvat untuk setiap 1 mol glukosa, 2 mol NADH sebagai sumber elektron berenergi tinggi 2 mol ATP untuk setiap mol glukosa.

Reaksi dekarboksilasi oksidatif merupakan pengubahan dari asam piruvat menjadi asetil KoA dan menghasilkan CO2 dan 2 NADH2. Hal ini merupakan reaksi menuju siklus Krebs dengan terbentuknya Asetil KoA.

Daur Krebs
Terjadi penyatuan asetil KoA dengan asam oksaloasetat (terjadinya perubahan asetil KoA menjadi CO2 dengan pembebasan energi), membentuk asam sitrat. Peristiwa ini sering disebut juga siklus asam sitrat (asam trikarboksilat), terjadi dalam matriks mitokondria.

Transfer elektron
Terjadi dalam membran mitokondria. Hidrogen berenergi tinggi bereaksi dengan oksigen (sebagai akseptor terakhir) oleh enzim sitokrom, akan terbentuk H2O. Hidrogen dari siklus Krebs bergabung dengan FADH2 dan NADH diubah menjadi elektron dan proton. Dalam transpor elektron dihasilkan 34 ATP.

Pada respirasi sel terbentuk hasil samping yang penting bagi anabolisme berupa senyawa fosfogliseraldehid (PGAL), yang merupakan bahan untuk sintesis gliserol menjadi lemak serta bahan dasar sintesis glukosa (karbohidrat).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar