Rabu, 15 Juni 2016

Hukum Ohm, mengukur hambatan, dan hambatan penghantar

Besar kecilnya kuat arus yang mengalir tergantung pada beda potensial dan nilai hambatan.
Kuat arus yang mengalir pada kawat penghantar berbanding lurus dengan beda potensial antara kedua ujung kawat dan berbanding terbalik dengan hambatan kawat penghantar. Pernyataan tersebut dikenal dengan Hukum Ohm.

Sebuah hambatan sebesar 1 ohm merupakan hasil bagi antara beda potensial sebesar 1 volt di antara ujung-ujung penghantar menyebabkan kuat arus sebesar 1 ampere.

Besarnya hambatan dapat dihitung dengan cara angka yang ditunjukkan oleh voltmeter dibagi angka yang ditunjukkan oleh amperemeter.

Setiap jenis kawat penghantar mempunyai besar hambatan yang berbeda-beda. Besarnya hambatan pada kawat penghantar ditentukan oleh faktor-faktor sebagai berikut:
-    panjang kawat penghantar
-    luas penampang kawat penghantar
-    jenis kawat penghantar.

Hambatan jenis adalah besarnya hambatan yang dimiliki oleh setiap 1 meter zat bila penampangnya 1 mm2. misalnya hambatan jenis tembaga 0,017 Ohm.mm2/m artinya kawat tembaga yang luas penampangnya 1 mm2 dan panjangnya 1 m mempunyai hambatan sebesar 0,017 Ohm.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar