Jumat, 17 Juni 2016

Pengertian kalimat majemuk setara dan bertingkat

Kalimat majemuk setara adalah kalimat majemuk yang klausa-klausa anggotanya memiliki hubungan setara (sederajat). Hubungan kesetaraan itu dapat berupa hubungan penambahan, hubungan perlawanan, dan hubungan pemilikan.
Contoh:
Departemen Keuangan dan Departemen Administrasi di perusahaan itu sudah tidak disatukan lagi, tetapi keduanya akan lebih disinkronisasi.

Kalimat majemuk bertingkat adalah kalimat majemuk yang hubungan antara klausa-klausanya bertingkat. Salah satu klausa menjadi bagian dari klausa yang lain atau menduduki fungsi tertentu bagi klausa lain. Klausa yang lebih tinggi kedudukannya disebut klausa induk (induk kalimat atau klausa utama), sedangkan klausa yang lebih rendah kedudukannya karena hanya menduduki fungsi tertentu bagi klausa induk maka disebut sebagai klausa bawahan (anak kalimat).
Contoh:
Kita sudah siapkan di Biro Umum Departemen Pertahanan untuk mengkaji ulang UU Pertahanan agar sesuai dengan pasal 30 UUD 1945 di mana masalah pertahanan dan keamanan itu saling terkait.

Catatan: kalimat majemuk bertingkat bisa berupa hubungan perbandingan, hubungan tujuan, hubungan waktu, hubungan penjelasan, hubungan syarat, dan sebagainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar