Senin, 06 Juni 2016

Objek studi geografi

Dalam ilmu geografi, objek studinya dibedakan menjadi dua, yaitu:
1.    Objek studi material geografi
Merupakan objek yang dipelajari dalam geografi yang menyangkut semua fenomena yang terdapat dan terjadi di geosfer, meliputi sebagai berikut:
a.    Litosfer. Litosfer adalah lapisan kulit bumi yang terletak antara permukaan bumi sampai kedalaman 1.000 km. Bagian padat dari litosfer dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu batuan, sedimen, dan tanah. Terdapat hubungan antara batuan dan tanah karena batuan merupakan sumber bagi tanah yang penting untuk pertumbuhan tanaman. Litosfer merupakan tempat bagi makhluk hidup berada, khususnya yang tinggal di permukaan bumi.
b.    Hidrosfer. Hidrosfer adalah lapisan air yang terdapat di dalam bumi, di permukaan bumi dan di udara. Lapisan air meliputi laut, sungai, danau, rawa, dan air tanah. Air dalam berbagai bentuk merupakan komponen alamiah yang sangat penting bagi kehidupan di bumi. Manusia selalu membutuhkan air dalam kehidupan sehari-hari, misalnya untuk mandi, mencuci, dan memasak. Demikian juga binatang dan tumbuhan membutuhkan air agar dapat hidup.
c.    Atmosfer. Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelimuti bumi. Berdasarkan perbedaan suhunya, atmosfer dibagi menjadi empat lapisan, yaitu troposfer, stratosfer, mesosfer, dan termosfer. Atmosfer yang terdiri atas bermacam-macam gas dan uap air sangat penting dalam ekosistem karena secara langsung mempengaruhi kehidupan organisme di bumi.
d.    Biosfer. Merupakan sistem kehidupan paling besar karena merupakan gabungan ekosistem yang ada di planet bumi. Sistem ini mencakup seluruh makhluk hidup yang berinteraksi dengan lingkungannya sebagai kesatuan yang utuh.
e.    Antroposfer. Antroposfer adalah lapisan manusia dan kehidupannya di permukaan bumi. Dalam hal ini geografi mempelajari persebaran keanekaan budaya dan ragam fisik manusia dalam ruang atau wilayah. Sebagai contoh, dapat diperhatikan bahwa di permukaan bumi terdapat berbagai macam ras yang menempati berbagai kawasan, antara lain Asia Timur, Asia Barat, Asia Selatan, Afrika Barat, Amerika dan Australia.

2.    Objek studi formal geografi
Objek studi formal geografi adalah sudut pandang atau cara pandang dan cara berpikir mengenai objek material. Di dalam objek studi formal itu geografi melihat fenomena-fenomena yang terjadi di permukaan bumi dari sudut pandang keruangan. Menurut Heslinga (1975), terdapat tiga hal pokok untuk mempelajari objek formal dari sudut pandang keruangan, yaitu sebagai berikut:
a.    Pola persebaran fenomena di permukaan bumi.
b.    Interaksi dan integrasi antarfenomena.
c.    Perkembangan yang terjadi pada fenomena tersebut, baik dalam wilayah sendiri maupun antarwilayah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar