Membaca, suatu kegiatan fungsional, efektif dalam penggunaan waktu, praktis pelaksanaannya, ekonomis dari segi biaya dan besar sekali manfaatnya. Membaca bisa dilaksanakan kapan dan dimana saja, oleh siapa saja, tua dan muda. Asal mengerti huruf dan angka, maka hobi membaca bisa menjadi milik setiap orang. Kita bisa membaca saat mau tidur, ketika jenuh menunggu antrian di bank, saat gelisah menunggu kedatangan seseorang, atau ketika kita tidak tahu harus berbuat apa. Jadi, membaca adalah alternative yang sangat bagus yang bisa kita pilih tanpa resiko.
Sumber bacaan bisa didapatkan dari mana saja. Perkembangan dunia jurnalistik yang pesat, peningkatan industri percetakan buku, Koran dan majalah, semuanya mendukung budaya hobi membaca. Tentunya sumber bacaan harus sehat, edukatif dan berfungsi sebagai stimulator untuk tumbuh berkembang.
Manfaat membaca sangat besar sekali. Dengan membaca kita mendapatkan informasi. Dari tidak tahu menjadi tahu, semula tidak mengerti akhirnya mengerti. Karena informasi melalui bacaan memiliki nilai lebih, satu diantaranya, bila kita lupa, maka kita bisa membacanya lagi.
Bila kebiasaan membaca telah menjadi hobi, maka akan berubah menjadi suatu kebutuhan, yang harus selalu dipenuhi. Maka orang yang punya kebiasaan membaca akan selalu kecanduan untuk terus membaca tanpa bosan. Dengan membaca, seseorang dirancang untuk berpikir dan mencari jawaban setiap persoalan.
Semakin banyak membaca, semakin banyak hal yang ternyata belum kita ketahui. Kegiatan ini, juga meningkatkan kecerdasan seseorang, karena terbiasa dilatih untuk berpikir positif. Manfaat lainnya, kita dilatih bersikap tenang, karena membaca memerlukan konsentrasi.
Seandainya hobi membaca sudah membudaya, tentu kriminalitas sebagai dampak dari kesenjangan social dan pendidikan bisa ditekan. Hal itu, tentu saja bisa menjadi kenyataan kalau apa yang dibaca (hal yang positif dan produktif) langsung dipraktekkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar